Analisis Tata Kelola Pemerintah Desa Sambongrejo Terhadap Pengelolaan Geosite Watu Gandul Kecamatan Gondang Bojonegoro
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jishi.342Kata Kunci:
Pelestarian Warisan Geologi, Partisipasi Masyarakat, Pemberdayaan LokalAbstrak
Penelitian ini menganalisis tata kelola Pemerintah Desa Sambongrejo terhadap pengelolaan potensi wisata Geosite Watu Gandul di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, yang saat ini terbengkalai. Permasalahan utama bersumber dari kurangnya responsivitas berbagai pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab utamanya adalah kurangnya perhatian dari Pemerintah Daerah dan Desa, yang berdampak pada infrastruktur yang tidak layak, serta kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi geosite, diperparah dengan bubarnya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Hambatan eksternal turut memperburuk kondisi, seperti penutupan wisata saat Pandemi Covid-19 dan kendala finansial untuk mengelola lahan seluas hampir 12 hektar yang merupakan milik Perhutani. Akibatnya, minat wisatawan menurun karena akses yang sulit dan daya tarik geosite yang dianggap kurang menarik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam, dengan data diolah menggunakan aplikasi NVivo12 Pro.
Referensi
Amaru, K., Asdak, C., & Balia, R. (2019). Penyuluhan pengenalan peta dan identifikasi potensi daerah untuk pembuatan peta potensi desa di Desa Jati Mekar dan Desa Cijati, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 2(1), 32–40.
Asaduzzaman, A. (2020). Partnership and Capacity Building of Local Governance. 1–20.
Bruno, D. E., Crowley, B. E., Gutak, J. M., Moroni, A., Nazarenko, O. V, Oheim, K. B., Ruban, D. A., Tiess, G., & Zorina, S. O. (2014). Paleogeography as geological heritage: Developing geosite classification. Earth-Science Reviews, 138, 300–312. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.earscirev.2014.06.005
CRESWELL, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset (S. Z. Qudsy (ed.); Third Edit). Pustaka Pelajar.
Endah, P. T., Wilujeng, S. A., Rifka, F., Achmad, S., & Imbalan, Z. (2020). Pemanfatan Nvivo Dalam Penelitian Kualitatif. Pemanfaatan NVIVO Dalam Penelitian Kualitatif, 1–125.
Gramatnikovski, S. (2015). The Quality of The Tourist Desstinations a Key Factor for Increasing Their Attractiveness. 6(2), 341–353.
Indonesia, P. R. (2014a). Undang - Undang Nomor 30 Tahun 2014 (Issue 1). https://peraturan.bpk.go.id/Details/38695/uu-no-30-tahun-2014
Indonesia, P. R. (2014b). Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2014 (Issue 1). https://peraturan.bpk.go.id/Details/38582/uu-no-6-tahun-2014
Jaya, I. W. P., & Ariana, I. G. P. (2009). Kepariwisataan Dalam Perlindungan Dan Pelestarian. 2009(3), 1–5.
John D. Smith, F. W. (2012). Cambridge IGCSE Travel and Tourism. Cambridge University Press. https://books.google.co.id/books?id=NKEaBQAAQBAJ
Kaufmann, D., Kraay, A., & Zoido-lobatón, P. (1999). Governance Matters October 1999. World Bank Policy Research Working Paper, August, 1–61. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=188568
Knigh, J. (2011). Evaluating geological heritage: correspondence on Ruban, D.A. ‘Quantification of geodiversity and its loss.’ Proceedings of the Geologists’ Association, 122(3), 508–510. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.pgeola.2010.12.008.
Madjid, K., & Shazwani, A. C. (2019). Pengoptimalan Jalur Pejalan Kaki di Kota Palembang Optimizing the Pedestrian Walkwayin Palembang City ( Case study?: from Ampera Station to the Ampera Tourism Area ).
Nurdiani, N. (n.d.). TEKNIK SAMPLING SNOWBALL DALAM PENELITIAN LAPANGAN. 5(9), 1110–1118.
Parker, C., Scott, S., & Geddes, A. (2020). SAGE Research Methods Foundations. SAGE Research Methods Foundations, 2019, 0–2. https://doi.org/10.4135/Official
Pemerintah Pusat Indonesia. (2009). Undang - Undang Nomor 10 Tahun 2009. tentang Pariwisata.
Pemerintah Pusat Indonesia. (2019). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark). Pemerintah Pusat Indonesia, 1–23.
Prof. Dr. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Rohmadi. (2024). Analisis SWOT Perkembangan Dana Haji di Indonesia: Studi Pendekatan NVivo dan Literatur Review. 97–114.
Siti Romdona. (n.d.). TEKNIK PENGUMPULAN DATA?: OBSERVASI, WAWANCARA DAN KUISONER. JURNAL ILMU SOSIAL EKONOMI DAN POLITIK, 3(1), 39–47.
Sugiman. (2018). Pemerintah Desa. Pemerintahan Desa, Fakultas Hukum Universitas Suryadarma, 7(1), 82–95. https://media.neliti.com/media/publications/275406-pemerintahan-desa-bc9190f0.pdf
Tedi, K. W., Sulindawati, N. L. G. E., & Yasa, I. N. P. (2020). PENGARUH AKUNTABILITAS ALOKASI DANA DESA, KEBIJAKAN DESA DAN KELEMBAGAAN DESA ATAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA WISATA (Studi Empiris pada Desa-Desa di Kecamatan Banjar). Vokasi?: Jurnal Riset Akuntansi, 9(1), 18. https://doi.org/10.23887/vjra.v9i1.24660
Teknik, F., Maret, U. S., Masyarakat, K., & Maret, U. S. (n.d.). PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA DI KABUPATEN NGAWI Rara Sugiarti 1 , Istijabatul Aliyah 2 , Galing Yudana 2.










